The 5 Strategy Rules of Bill Gates, Andy Grove, and Steve Jobs
20 Apr 2015
by Michael Blanding
If there were a Mount Rushmore for technological innovation, Bill Gates, Andy Grove, and Steve Jobs would be the faces looking outward. The longtime CEOs of Microsoft, Intel, and Apple have done more than anyone to popularize the modern-day personal computer, and in doing so, also created three of the most highly valued companies in the world.
But how were they able to steer their companies through the volatile ups and downs of decades of changing technologies? What did they have in common? And what can we learn from them about successful strategy?
“The notion that you could brand a product that no one had ever seen and that no one understood what it did was brilliant”
Those are the questions David B. Yoffie and Michael A. Cusumano address in their new book, Strategy Rules: Five Timeless Lessons from Bill Gates, Andy Grove, and Steve Jobs "I have known all three of these individuals," says Yoffie, the Max and Doris Starr Professor of International Business Administration at Harvard Business School. "By looking at what they had in common, I thought there was a great opportunity to understand what distinguishes a really great strategist from your average CEO."
Yoffie has had access to all three men—having served on Intel's board since 1989 and written numerous business cases on Apple and Microsoft. He first started talking about the idea for the book more than six years ago with Cusumano, the Sloan Management Review Distinguished Professor of Management at MIT Sloan School of Management. But, Yoffie says, they wanted to wait until all three had finished their tenures. "The idea was to wait until Steve's departure, which unfortunately came with his death. Literally a week after Steve's death, we had lunch and agreed we would do the book."
The result is a look into the minds of three tech pioneers who, to outside appearances, don't share much in common.
"When I mention I wrote the book, the first response I get is, 'I can't imagine three more different people,'" says Yoffie. Besides their contrasting personalities—Gates the pragmatic technocrat; Grove the disciplined engineer; and Jobs the visionary perfectionist—their companies had unique business models and filled very different niches in the technology value chain.
5 W + 1 H :
1. Who is the pioneer of technological innovation?
The pioneer of technological innovation is Bill Gates, Andy Grove, and Steve Jobs
2. What is the article talking about ?
The article talking about leadership lessons from the tech titans of Microsoft, Intel, and Apple in the new book, Strategy Rules.
3. When Yoffie first put the idea to write a variety of business cases apple and microsoft ?
He first started talking about the idea for the book since 1983
4. Where Doris Starr Professor work ?
He work at Harvard Business School
5. Why he chose to research business case in technology companies ?
Because he thought there was a great opportunity to understand what distinguishes a really great strategist from the CEO
6. How were they able to steer their companies through the volatile ups and downs of decades of changing technologies ?
Because their companies had unique business models and filled very different niches in the technology value chain
Sumber :
http://hbswk.hbs.edu/item/7704.html
Sabtu, 06 Juni 2015
The 5 Strategy Rules of Bill Gates, Andy Grove, and Steve Jobs
Diposting oleh atika di 00.38 0 komentar
Jumat, 27 Maret 2015
management in english
Nama : Atika Ayuningtyas
Kelas : 4EA06
NPM : 11211284
Management is the process of ensuring that an
organization or company is able to operate in both the immediate and near
future. Managers are charged with making decisions that will impact an
organization on every level. These description range from hiring a new employee
to taking a company public. Management is not an easy field, and good managers
are higly sought after.
Management is an individual or a group of individuals
that accept responsibilities to run an organization. They plan, organize,
direct and control all the essential activities of the organisastion. Management
does not to do the work themselves. They motivate others to do the work and
co-ordinate all the work for achieving the objectives of the organization.
Management bring together all men and women, money,
machines, materials, methods and markets. They use these resources for achieving
the objectives of the organization such as high sales, maximum profits, business
expansion, etc. Effective management and leadership involve creative problem
solving, motivating employees and making sure the organization accomplishes
objectives and goals. There are five functions of management and leadership :
planning, organizing, staffing, coordinating and controlling. These functions
separate the management process from other business functions such as
marketing, accounting, and finance.
The function of management uniquely describe managers’
jobs. The most commonly cited functions of management are planning, organizing,
leading, and controlling, althought some identify additional functions. The
functions of management define the process of management as distinct from
accounting, finance, marketing, and other business functions. These functions
provide a useful way of calssifying information about management, and most
basic management texts since the 1950s have been organized around a functional
framework.
Sumber :
Diposting oleh atika di 13.50 0 komentar
Selasa, 18 November 2014
Iklan yang Tidak Beretika dan Beretika
Iklan merupakan suatu alat perusahaan yang digunakan untuk membuat produknya lebih dikenal oleh masyarakat luas. Bermacam-macam iklan yang telah beredar antara lain : iklan di televisi, iklan di majalah, iklan di radio dan iklan di papan reklame. Tetapi para produsen jika menginginkan produk yang dijualnya dibeli oleh banyak orang maka iklan yang dibuat harus lebih kreatif dibandingkan iklan produk sejenis yang beredar di masyarakat. Selain itu juga iklan tersebut harus beretika maksud beretika disini iklan tersebut tidak mengandung unsur SARA, tidak menjatuhkan salah satu produsen lain dan tidak mengandung unsur kekerasan atau sadisme. Contoh iklan yang tidak beretika adalah iklan ya!kopi susu-dewi sansan karena
terlalu fulgar dan menunjukan eksploitasi tubuh wanita secara besar-besaran dapat dilihat dalam iklan ini. Selain itu pula produk yang diunggulkan tidak seberapa fokus tetapi malah bintang iklannya yang berpakaian seksi dan menggooda. Iklan ini dibuat agar dapat menarik pembeli dari bintang iklan yang ditampilkan. Sedangkan iklan yang beretika adalah iklan kopi kapal api susu karena bintang iklan yang tidak terlalu fulgar dan yang dtunjukan adalah produknya bukan bintang iklannya.
Diposting oleh atika di 12.16 0 komentar
Hubungan Produsen dan Konsumen
Produsen adalah seseorang yang membuat suatu produk barang atau jasa untuk dijual ke konsumen sedangkan konsumen adalah seseorang yang membeli produk yang ditawarkan oleh produsen. Para pelaku bisnis atau produsen harus mempunyai hubungan yang baik dengan konsumennya, sebab jika produsen tidak mempunyai hubungan yang baik dengan konsumen maka konsumen tersebut akan meninggalkan produsen itu dan beralih ke produsen lain yang memperlakukannya dengan lebih baik. Jika konsumen loyal dengan produk yang dijual oleh produsen maka konsumen itu akan menjadi pelanggan untuk produsen tersebut. Selain itu produsen harus memperlakukan konsumen sebagai raja, artinya adalah para produsen harus memberikan pelayanan yang terbaik yang dapat membuat konsumen semakin tertarik dan lebih setia terhadap produk buatan produsen tersebut. Jika konsumen tidak merasa puas maka konsumen berhak melaporkan produsen tersebut dengan perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen adalah perangkat hukum yang diciptakan untuk melindungi dan terpenuhinya hak konsumen . Sebagai contoh, para penjual diwajibkan menunjukkan tanda harga sebagai tanda pemberitahuan kepada konsumen.
Diposting oleh atika di 11.54 0 komentar
Senin, 06 Oktober 2014
Etika Bisnis 2
1. Faktor-faktor Pebisnis Melakukan Pelanggaran Etika Bisnis
Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pebisnis dilatarbelakangi oleh berbagai hal. Salah satu hal tersebut adalah untuk mencapai keuntungan yang sebanyak-banyaknya, tanpa memikirkan dampak buruk yang terjadi selanjutnya.
Faktor lain yang membuat pebisnis melakukan pelanggaran antara lain :
- Banyaknya kompetitor baru dengan produk mereka yang lebih menarik
- Ingin menambah pangsa pasar
- Ingin menguasai pasar.
Dari ketiga faktor tersebut, faktor pertama adalah faktor yang memiliki pengaruh paling kuat. Untuk mempertahankan produk perusahaan tetap menjadi yang utama, dibuatlah iklan dengan sindiran-sindiran pada produk lain. Iklan dibuat hanya untuk mengunggulkann produk sendiri, tanpa ada keunggulan dari produk tersebut. Iklan hanya bertujuan untuk menjelek-jelekkan produk iklan lain.
Selain ketiga faktor tersebut, masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi. Gwynn Nettler dalam bukunya Lying, Cheating and Stealing memberikan kesimpulan tentang sebab-sebab seseorang berbuat curang, yaitu :
- Orang yang sering mengalami kegagalan cenderung sering melakukan kecurangan.
- Orang yang tidak disukai atau tidak menyukai dirinya sendiri cenderung menjadi pendusta.
- Orang yang hanya menuruti kata hatinya, bingung dan tidak dapat menangguhkan keinginan memuaskan hatinya, cenderung berbuat curang.
- Orang yang memiliki hati nurani (mempunyai rasa takut, prihatin dan rasa tersiksa) akan lebih mempunyai rasa melawan terhadap godaan untuk berbuat curang.
- Orang yang cerdas (intelligent) cenderung menjadi lebih jujur dari pada orang yang dungu (ignorant).
2. Manfaat Perusahaan Dalam Menerapkan Etika Dalam Berbisnis
A. Perusahaan mendapatkan kepercayaan dari konsumen.
Perusahaan yang jujur akan menciptakan konsumen yang loyal. Bahkan konsumen akan merekomendasikan kepada orang lain untuk menggunakan produk tersebut.
B. Citra perusahaan di mata konsumen baik.
Dengan citra yang baik maka perusahaan akan lebih dikenal oleh masyarakat dan produknya pun dapat mengalami peningkatan penjualan
C. Meningkatkan motivasi pekerja.
Karyawan akan bekerja dengan giat apabila perusahaan tersebut memiliki citra yang baik dimata perusahaan.
D. Keuntungan perusahaan dapat di peroleh.
Etika adalah berkenaan dengan bagaimana kita hidup pada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Bisnis yang tidak punya rencana untuk menghasilkan keuntungan bukanlah perusahaan yang beretika.
Perusahaan yang jujur akan menciptakan konsumen yang loyal. Bahkan konsumen akan merekomendasikan kepada orang lain untuk menggunakan produk tersebut.
B. Citra perusahaan di mata konsumen baik.
Dengan citra yang baik maka perusahaan akan lebih dikenal oleh masyarakat dan produknya pun dapat mengalami peningkatan penjualan
C. Meningkatkan motivasi pekerja.
Karyawan akan bekerja dengan giat apabila perusahaan tersebut memiliki citra yang baik dimata perusahaan.
D. Keuntungan perusahaan dapat di peroleh.
Etika adalah berkenaan dengan bagaimana kita hidup pada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Bisnis yang tidak punya rencana untuk menghasilkan keuntungan bukanlah perusahaan yang beretika.
3. Contoh Perusahaan yang Menerapkan Etika Bisnis
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Perusahaan ini sudah mendunia secara kualitas pelayanan dan segi kenyamanan dalam perjalanan via udara bagi para konsumennya. Etika bisnis dan etika kerja ini menjelaskan tentang standart etika kerja dan etika bisnis yang berlaku secara umum di lingkungan Garuda Indonesia, sebagai tata nilai moral yang digunakan untuk menentukan hal-hal yang baik dan yang buruk, hal-hal yang terpuji dan yang tercela, serta hal-hal yang dihargai dan yang tidak dihargai
Sumber :
http://fadjaryudhakusuma.blogspot.com/2013/10/etika-bisnis-dalam-praktek-bisnis-di.html
http://megaesa-bloggerceria.blogspot.com/2013/11/contoh-perusahaan-yang-sudah-menerapkan.html
https://id-id.facebook.com/notes/edypk-thekings-full/manfaat-perusahaan-dalam-menerapkan-etika-bisnis/558908747481138
Diposting oleh atika di 15.09 0 komentar
Etika Bisnis 1
1. Pengertian Etika Bisnis
Etika
bisnis adalah standar-standar nilai yang menjadi pedoman atau acuan manajer dan
segenap karyawan dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang
etik. Paradigma etika dan bisnis adalah dunia yang berbeda sudah saatnya
dirubah menjadi paradigma etika terkait dengan bisnis atau mensinergikan antara
etika dengan laba. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak
lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan
orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan
lain-lain.
2. Indikator Etika Bisnis
Dari berbagai pandangan
tentang etika
bisnis, beberapa indikator yang dapat dipakai untuk menyatakan apakah seseorang dan suatu
perusahaan telah melaksanakan etika bisnis dalam kegiatan usahanya antara lain adalah:
Indikator ekonomi; indikator peraturan khusus yang berlaku; indikator hukum;
indikator ajaran agama; indikator
budaya dan indikator etik dari masing-masing pelaku bisnis.
11. Indikator Etika bisnis
menurut ekonomi adalah apabila perusahaan atau pebisnis telah melakukan pengelolaan sumber daya bisnis dan sumber daya alam secara efisien tanpa merugikan masyarakat lain.
2. Indikator etika bisnis menurut peraturan khusus
yang berlaku. Berdasarkan indikator
ini seseorang pelaku bisnis dikatakan beretika dalam bisnisnya apabila masing-masing pelaku bisnis
mematuhi aturan-aturan khusus
yang telah disepakati sebelumnya.
33. Indikator etika bisnis
menurut hukum. Berdasarkan indikator hokum seseorang atau suatu perusahaan
dikatakan telah melaksanakan etika bisnis apabila seseorang
pelaku bisnis atau suatu perusahaan telah mematuhi
segala norma hukum yang
berlaku dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.
44. Indikator
etika berdasarkan ajaran agama.
Pelaku bisnis dianggap beretika bilamana dalam pelaksanaan bisnisnya senantiasa merujuk kepada nilai- nilai ajaran
agama yang dianutnya.
55. Indikator etika berdasarkan
nilai budaya. Setiap pelaku bisnis baik secara
individu maupun kelembagaan telah menyelenggarakan bisnisnya dengan mengakomodasi nilai-nilai budaya dan adat
istiadat yang ada disekitar operasi
suatu perusahaan, daerah dan suatu bangsa.
66. Indikator etika bisnis menurut masing-masing individu adalah apabila
masing-masing pelaku bisnis bertindak jujur dan tidak mengorbankan integritas pribadinya.
3. Prinsip Etika Dalam Berbisnis
Secara umum, prinsip-prinsip yang dipakai dalam
bisnis tidak akan pernah lepas dari kehidupan keseharian kita. Namun
prinsip-prinsip yang berlaku dalam bisnis sesungguhnya adalah implementasi dari
prinsip etika pada umumnya.
1. Prinsip Otonomi
(11) Memberikan produk dan jasa
dengan kualitas yang terbaik dan sesuai dengan tuntutan mereka;
( 2) Memperlakukan pelanggan
secara adil dalam semua transaksi, termasuk pelayanan yang tinggi dan memperbaiki ketidakpuasan mereka;
( 3) Membuat setiap usaha
menjamin mengenai kesehatan dan keselamatan pelanggan, demikian juga kualitas Iingkungan
mereka, akan dijaga kelangsungannyadan
ditingkatkan terhadap produk dan jasa perusahaan;
( 4) Perusahaan harus menghormati
martabat manusia dalam menawarkan, memasarkan dan mengiklankan produk.
2. Prinsip Kejujuran
Bisnis tidak akan bertahan
lama jika tidak ada kejujuran, karena kejujuran merupakan modal utama untuk memperoleh
kepercayaan dari mitra bisnis-nya, baik
berupa kepercayaan komersial, material, maupun moril. Kejujuran menuntut adanya
keterbukaan dan kebenaran.
Sumber :
Diposting oleh atika di 14.59 0 komentar
Kasus-kasus bisnis yang tak beretika
Kasus Bisnis yang Tak Beretika :
PT.PJ , selaku pengelola wahana
salah satu tempat rekreasi di kawasan Jakarta Utara terpaksa menutup wahana SW yang dikelola PT.S yang masih terafiliasi dengan GL sejak Minggu
(28/9/2014). Ini buntut masalah kontrak perjanjian bisnis di antara kedua belah
pihak.
Sengketa bermula dari habisnya perjanjian built operational transfer (BOT) PT.S selama 20
tahun antara kedua belah pihak pada Juni 2014. Lewat kuasa hukum Iim Zovito, PT. PJ mengklaim PT.S telah melakukan
perpanjangan kontrak secara sepihak yang berniat tetap mengelola wahana
tersebut hingga 2034.
Analisa :
Seharusnya PT. S tidak melakukan perpanjangan kontrak secara sepihak dimana PT. PJ tidak mengetahui isi kontrak yang akan dibuat PT. S. Seharusnya kedua belah pihak merundingkan bersama masalah perpanjangan kontrak siapa yang berhak mengelola wahana SW tersebut. Wahana SW merupakan tempat rekreasi yang sering dikunjungi di daerah tersebut sehingga penutupan tersebut berdampak pada pengunjung yang tidak bisa melihat wahana tersebut karena masalah kontrak bisnis PT. PJ dan PT. S
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/10/03/115000026/Lippo.dan.Ancol.Berseteru.Pengelolaan.Sea.World
Diposting oleh atika di 14.41 0 komentar
Rabu, 28 Mei 2014
Curriculum Vitae
TUGAS
PAPER
Mata
Kuliah : Softskill
“Curriculum
Vitae”
Disusun
oleh :
Atika
Ayuningtyas
Npm :
11211284
3EA06
FAKULTAS
EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Jl. Akses UI Kelapa Dua, Depok
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
Setelah seseorang menamatkan pendidikannya dari peguruan tinggi
mereka pasti akan mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Syarat-syarat
yang harus mereka buat adalah surat lamaran kerja dan daftar riwayat hidup atau
dalam bahasa inggrisnya curriculum vitae
( CV ). Dalam makalah ini akan dibahas lebih lanjut tentang CV.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa manfaat vitae ?
2. Bagaimana
isi dan seperti apa susunan vitae ?
1.3 Tujuan
1.
Untuk mengetahui manfaat dari vitae
2.
Untuk mengetahui isi dan susunan dari vitae
1.4 Manfaat
Sedangkan manfaat dari
penelitian ini adalah:
1. Bagi
Penulis
Dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta dapat
mengaplikasikan teori yang telah diperoleh selama perkuliahan.
2. Bagi Pembaca
Dapat menambah ilmu dan memperoleh informasi lebih
dalam tentang isi dan susunan dari curriculum
vitae.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Manfaat Vitae
Manfaat Curriculum vitae adalah menjelaskan
keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Dengan CV, setiap
orang yang membaca dan memeriksa CV seseorang akan dapat mengetahui dan
menelaah setiap orang dari informasi diri yang telah diberikan, serta dapat
memberikan gambaran seseorang melalui kegiatan – kegiatan atau dari spesifikasinya
dalam pendidikan dan berorganisasi. Dengan kata lain manfaat CV menjelaskan
kriteria diri dalam bentuk teks.
2.2 Isi Vitae
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Desi Rahmawati
Tempat, Tanggal Lahir : Irian Jaya, 02 Maret 1992
Jenis Kelamin :
Perempuan
Agama :
Islam
Kewarganegaraan :
Indonesia
Alamat :
Jl. Cinta Damai Gang Hati No. 456 RT 05 / RW 03
Telepon :
08716738873 ( HP )
(021)- 65725789 ( rumah )
Golongan Darah :
AB
*Latarbelakang Pendidikan Formal
1997 – 2003 : SDN Sepatu 8
2003 – 2006 : SMPN Berani Malu, Irian
2006 – 2009 : SMAN 87, Irian
2009 – 2013 : Universitas Irian - Ilmu Ekonomi
Non Formal 2010 – 2011 : Kursus Bahasa Inggris
di LIA
Rincian Pekerjaan :
-
Mengatur keuangan perusahaan
-
Mengatur jadwal bertemu klien
2.3 Susunan Vitae
1. Data pribadi. Bagian ini berisi nama, alamat,
agama, email, nomor telepon dan identitas pribadi lainnya.
2. Pendidikan. Bagian ini menjelaskan latar
belakang pendidikan dan berhubungan dengan pekerjaan yang dituju. Pada umumnya,
banyak yang membuat CV menjelaskan dari TK (Pendidikan paling dasar), SD, SMP
sampai perguruan tinggi (Pendidikan terakhir).
3. Pengalaman Kerja. Bagian ini adalah bagian
yang paling dilihat oleh perekrut kerja. Pengalaman kerja memberikan gambaran
apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih
terbatas.
4. Skill yang dimiliki seharusnya pada bagian
ini perlu dijelaskan dalam CV skill apa saja yang telah dimiliki sebagai proses
belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Dan dibuat dalam bentuk
yang meyakinkan dan informatif.
5. Training yang pernah diikuti untuk lebih
meyakinkan lagi, perlu memasukkan daftar training yang pernah diikuti
sebelumnya untuk memberi gambaran sejauh mana pemilik CV telah berkembang dan
wawasan apa saja yang sudah dimiliki.
6. Prestasi. Ini adalah bagian yang penting
disamping pengalaman kerja yang menjelaskan keunikan, kelebihan dan presetasi
sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu.
7. Kegiatan Ekstrakurikuler/Kemasyarakatan.
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
Jadi kesimpulannya dalam
melamar pekerjaan seseorang sangat membutuhkan daftar riwayat hidup atau curriculum vitae ( CV ). Bukan hanya
bermanfaat bagi si pelamar pekerjaan melainkan bermanfaat juga untuk perusahaan
agar mengetahui seluk beluk atau riwayat dari calon pekerja yang akan melamar
di perusahaan mereka.
Pertanyaan :
1. Informasi apa yang
tidak disebutkan dalam CV…
a. Hobi c. Alamat
b. Nama d. Nomor telepon
Jawabannya adalah a.
Hobi
2. Daftar riwayat hidup
disebut juga dengan…
a. VC c.
CV
b. CP d.
PC
Jawabannya adalah c. CV
3. Dibawah ini merupakan
manfaat dari vitae, kecuali…
a. Menjelaskan
keterangan diri
b. Menjelaskan informasi
diri
c. Menjelaskan data diri
d. Menjelaskan harga
diri
Jawabannya adalah d.
Menjelaskan harga diri
4. Data pribadi dalam vitae berisi…
a. Nama c. Agama
b. Nama orangtua d. Alamat
Jawabannya adalah b.
Nama orangtua
5. Dibawah ini yang
termasuk dalam susunan dalam vitae adalah…
a. Pendidikan c. Manfaat
b. Hobi d. Isi
Jawabannya adalah a.
Pendidikan
DAFTAR PUSTAKA
http://ghozianrahmanaputra.blogspot.com/2013/07/tugas-softskill-curriculum-vitae.html
Diposting oleh atika di 21.13 0 komentar
Surat Menyurat
TUGAS PAPER

Mata Kuliah : Softskill
“Surat Menyurat”
Disusun oleh :
Atika Ayuningtyas
Npm : 11211284
3EA06
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Jl. Akses UI Kelapa
Dua, Depok
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
Dalam era modern
seperti sekarang ini teknologi sudah sangat maju terutama dalam hal komunikasi.
Media komunikasi seperti televisei email, dan lain sebagainya. Meskipun seiring
pekembangan jaman komunikasi secara tradisional yaitu surat menyurat tidak
kalah pentingnya. Dalam makalah ini akan menerangkan lebih lanjut tentang surat
menyurat.
1.2
Rumusan Masalah
1.
Apa arti dan fungsi dari surat ?
2.
Apa saja syarat-syarat surat yang baik dan bahasa dalam surat ?
3.
Bagaimana bagian-bagian surat dan contoh-contoh surat ?
1.3
Tujuan
1.
Untuk mengetahui arti dan fungsi surat
2.
Untuk mengetahui syarat-syarat surat yang baik dan bahasa dalam surat
3.
Untuk mengetahui bagian-bagian surat dan contoh-contoh surat
1.4
Manfaat
Sedangkan manfaat
dari penelitian ini adalah:
1. Bagi
Penulis
Dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta dapat mengaplikasikan teori yang
telah diperoleh selama perkuliahan.
2. Bagi Pembaca
Dapat menambah ilmu
dan memperoleh informasi lebih dalam tentang bagian-bagian surat, contoh,
syarat-syarat surat yang baik dan lain sebagainya .
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Arti dan Fungsi
Surat
Surat adalah media komunikasi tertulis secara
sistematis dan singkat dari pengirim kepada penerima surat. Fungsinya adalah
alat komunikasi, tanda bukti tertulis, dokumentasi dari suatu kegiatan, dan
keterangan keamanan.
2.2 Syarat-syarat
Surat yang Baik
-
Objektif dan bukan subjektif
-
Sistematis
-
Singkat tidak bertele-tele
-
Lengkap isinya
-
Sopan bahasanya
-
Menarik wujud fisiknya
2.3 Bahasa Surat
1. Jelas
Bahasa
surat yang jelas maksudnya tidak hanya mudah dimengerti tetapi harus terbebas
dari salah tafsir atau rancu, sehingga data-data yang dituangkan dalam surat
sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Bahasa dalam surat juga harus dapat
menjelaskan siapa yang membuat surat itu kepada siapakah surat itu ditujukan.
2. Lugas
Lugas
artinya sederhana, praktis, bersahaja (simple). Jika diterapakn dalam pada
penulisan kalimat dalam surat, berate kalimat yang digunakan harus langsung
menunjukkan persoalan atau permasalahan yang pokok-pokok saja, tidak
bertele-tele
3. Menarik dan sopan
Bahasa
yang menarik adalah bahasa yang hidup, lugas, jelas, wajar, enak dibaca, tidak
kaku, tidak menggunakan kata-kata yang telah using, dan tidak menggunakan kata
makian yang dapat menyinggung perasaan orang lain.
2.4 Bagian-bagian
Surat
1. Kepala surat atau yang bisa juga disebut
dengan kop surat merupakan bagian teratas dalam sebuah surat. Bagian surat yang
pertama ini berisi: Logo atau lambang dari sebuah instansi, lembaga, perusahaan
atau organisasi, nama instansi, lembaga, perusahaan, atau organisasi tersebut, alamat
instansi, lembaga, perusahaan, atau organisasi.
2. Tempat dan tanggal surat pencantuman tempat
dan tanggal surat tersendiri ditujukan untuk memberikan informasi mengenai
tempat dan tanggal penulisan surat tersebut.
3. Nomor surat sebuah surat resmi yang
mewakili sebuah lembaga, instansi, perusahaan atau organisasi biasanya menggunakan
penomoran terhadap surat yang dikeluarkan atau yang diterima. Nomor surat
biasanya meliputi nomor urut penulisan surat, kode surat, tanggal, bulan dan
tahun penulisan surat.
4. Lampiran. Bagian lampiran merupakan bagian
penjelas yang menginformasikan bahwa ada sejumlah berkas atau dokumen yang
disertakan dalam surat tersebut.
5. Hal atau perihal. Hal berfungsi memberikan
petunjuk bagi pembaca mengenai pokok isi surat tersebut.
6. Alamat dalam terdapat dua alamat yang
dituliskan dalam surat, yaitu alamat luar (yang ditulis di sampul surat) dan
alamat dalam (yang ditulis di dalam surat).
7. Salam Pembuka. Berfungsi sebagai sapaan
dalam surat. Salam pembuka ditulis dengan huruf kapital di awal dan diakhiri
oleh tanda koma.
8. Isi surat pembuka merupakan alinea pertama
yang berfungsi sebagai pengantar atau pendahuluan terhadap infomrasi yang
disampaikan di alenia isi. Isi Alendia isi berisi informasi yang akan
disampaikan. Sedangkan alenia penutup ini berisi ucapan terima kasih atau
harapan dari penulis surat kepada pembaca surat.
9. Salam Penutup merupakan penutup surat yang
biasanya menggunakan kata: "Hormat saya, Hormat kami, Wassalam".
10.Nama Jelas Pengirim dan Tanda tanganSetelah
salam penutup, terdapat nama jelas pengirim surat beserta tanda tangannya.
11. Tembusan merupakan bagian surat yang
menunjukkan pihak atau orang lain yang juga berhak mendapatkan surat tersebut.
2.5 Contoh-contoh
Surat
SMA Negeri 2 Tasikmalaya
Jalan Alun Laun No.2
Kota Tasikmalaya
No.
Telp. (0265) 324 445
Surabaya, 20
MEI 2013
No : 20 / SMA 2 Tasikmalaya/ 01/ 2013 5
Lampiran : -
Perihal :
Undangan
Kepada Yth.
Orang tua/Wali siswa-siswi kelas XII
SMA Negeri 2
Tasikmalaya
Dengan hormat,
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan para siswa
siswi SMA 2 Surabaya Khususnya kelas XII. Maka pada surat kali ini kami selaku badan pendidikan sekolah kami tercinta, bermaksud mengadakan studi lapangan bagi siswa siswi baik IPS maupun IPA di luar sekolah. Adapun acara tersebut akan kami laksanakan pada :
Hari, tanggal : Senin, 30 MEI 2013
Pukul : 08.00 s.d. 15.00
Tempat : Gedung Juang Tasikmalaya
Acara : Penelitian Tumbuhan Langka
Dengan undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian bapak ibu, kami ucapkan terima kasih.
Tasikmalaya, 20 Mei 2013
Kepala Sekolah
SMA N 2 Tasikmalaya
Ttd,
Salahudin, S.Pd
BAB III
PENUTUP
Dengan kemajuan teknologi media komunikasi seperti sekarang ini
surat menyurat tetap menjadi alat komunikasi yang penting. Bahasa yang dipakai
dalam surat harus lugas, menarik dan sopan. Dan syarat-syarat surat yang baik
harus objektif, sistematis, singkat tidak bertele-tele dan lengkap isinya.
Pertanyaan :
1. Media komunikasi
tertulis secara sistematis dan singkat dari pengirim kepada
penerima disebut...
a. Televisi c.
Email
b. Surat d.
Majalah
Jawabannya adalah b. Surat
2. Dibawah ini merupakan syarat-syarat surat
yang baik, kecuali…
a. Sistematis c.
Singkat
b. Objektif d.
Subjektif
Jawabannya adalah d. Subjektif
3. Alat komunikasi dan tanda bukti tertulis
merupakan…
a. Fungsi surat c. Bagian surat
b. Syarat-syarat surat d. Bahasa surat
Jawabannya adalah a. Fungsi surat
4. Ciri-ciri bahasa surat, kecuali…
a. Jelas c.
Sopan
b. Lugas d.
Bertele-tele
Jawabannya adalah d. Bertele-tele
5. Fungsi salam pembuka dalam surat adalah…
a. Berfungsi sebagai sapaan dalam surat
b. Berfungsi sebagai penutup dalam surat
c. Berfungsi sebagai isi dalam surat
d. Berfungsi sebagai lampiran dalam surat
Jawabannya adalah a. Berfungsi sebagai sapaan dalam surat
DAFTAR PUSTAKA
http://www.peribahasaindonesia.com/pengertian-surat-dan-fungsi-surat/
http://empekazam.blogspot.com/2011/09/contoh-surat-resmi-yang-baik-dan-benar.html
Diposting oleh atika di 19.03 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
